Catatan Kecil Mata Kuliah Filsafat dan Dasar-Dasar Logika

Filsafat

Apa itu Filsafat ?

Filsafat adalah suatu kajian ilmu berpikir yang berkaitan dengan pengetahuan dan kebijaksanaan dalam mencari kebenaran.

Apa itu Kebenaran dan Apa itu filsuf ?

Kebenaran adalah suatu hal yang dikatakan benar apabila ada hal yang dinyatakan salah.

Orang-orang yang mencintai kebenaran, orang yang terus belajar untuk mencari kebenaran disebut filsuf.

Bagaimana asal mula adanya filsafat?

Filsafat berasal dari 3 pangkal pemikiran manusia yang bertanya tentang :

  1. TUHAN

Manusia selalu bertanya dan memikirkan tentang adanya Tuhan

   2. ALAM

Manusia selalu bertanya dan memikirkan tentang bagaimana adanya alam semesta

  3. MANUSIA

Manusia selalu bertanya dan memikirkan tentang bagaimana dirinya tercipta dan untuk apa dirinya diciptakan.

Adanya pemikiran ini yang menimbulkan banyaknya pertanyaan tentang ketiga pangkal pemikiran itu, dan kemudian manusia akan mencari kebenaran dengan cara mengumpulkan pengetahuan-pengetahuan.

Mengapa kita harus belajar Filsafat?

Karena filsafat meletakan dasar-dasar suatu ilmu pengetahuan juga merupakan alat dan metode berpikir bagi ilmu-ilmu pengetahuan lain, sehingga disebut master scientiarum atau induk dari segala ilmu

Bagaimana menemukan kebenaran ?

Sebelum kita tahu bagaimana menemukan kebenaran, kita harus tahu dulu bahwa Kebenaran itu ada 2 jenis :

  1. Kebenaran permanen/ mutlak/ hakiki yaitu kebenaran yang berasal dari Tuhan. Contohnya umat Islam percaya akan kebenaran yang tercantum dalam dalam Al-Qur’an yang berasal dari Tuhan.
  2. Kebenaran Relatif/ berdasarkan akal pikiran yaitu kebenaran yang berasal dari hasil pemikiran manusia.

Dalam menemukan suatu kebenaran menurut pandangan seseorang dan orang lain tentu akan berbeda. Maka supaya kita tahu kebenaran, kita harus tahu “Metode Berpikir Benar” yang dinamakan “Dasar Logika” yaitu suatu ilmu yang mempelajari tentang metode/ prinsip-prinsip cara berpikir secara benar supaya kita tidak berpikir sesat.

Apa itu Berfilsafat ?

Berfilsafat adalah berfikir reklektif , yaitu merenung secara berkali-kali dari berbagai sudut pandang dan bersifat memantul kembali menyoroti pemikiran itu sendiri.

Bagaimana mekanisme seseorang berfilsafat?

Seseorang berfilsafat karena :

   1.MASUKAN              

Manusia lahir kedunia di berikan akal, pendengaran dan penglihatan. Maka dari sini manusia akan berpikir, mendengar dan melihat akan fenomena yang terjadi yang menimbulkan kegelisahan/keheranan kemudian adanya keraguan dan keingintahuan tentang sesuatu hal.

   2. PROSES

Dari masukan ini manusia akan melalui proses yaitu

  • Perenungan yaitu melakukan perenungan akan kebenaran karena adanya keragu-raguan akan suatu permasalahan.
  • Pemikiran yaitu manusia berpikir tentang :

– Hubungan ide atau pemikiran antara yang satu dengan yang lainnya

– Menjawab WHY dan HOW

– Berpikir runtut dan sistematis

  • Pemahaman yaitu memahami secara menyeluruh, mendasar dan spekulatif (dng pemikiran dalam-dalam secara teori) tentang suatu kebenaran.

            Intinya adanya suatu proses :

  • Merenung – Berpikir – Memahami – Memeriksa
  • Menyarankan Hipotesis (Dugaan sementara)
  • Menguji konsekuensi (Verifikasi)
  • Menarik Kesimpulan

   3. HASIL

Dari proses berpikir seseorang akan mempeloreh hasil dari pemikirannya yang kemudian dihasilkan konsep, teori yang koheren, radikal dan komprehensif.                    

   4. KESIMPULAN

Setelah seseorang telah menemukan hasilnya maka akan di hasilkan kesimpulan yang memberikan pengetahuan baru tentang suatu kebenaran yang seseorang cari. 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s